Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2025

SEJARAH KERAK TELOR

Gambar
 Kerak telur adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi (udang kering yang diasinkan), ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, kunyit,sereh halus, merica butiran, garam dan gula pasir. Kerak telor dapat ditemukan pada hari biasa. Anda bisa menemukan kerak telor di sekitar Kota Tua, Jakarta Barat. Menurut sejarah, Kerak Telor sudah ada dari zaman kolonial Belanda, kerak telor diciptakan oleh masyarakat Betawi secara tak sengaja Pada tahun 1920-an.Makanan ini cukup digemari oleh banyak sekali masyarakat Betawi. Kerak telor diciptakan pada tahun 1920-an dari hasil percobaan sekelompok masyarakat Betawi yang tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Berawal dari buah kelapa yang berlimpah di daerah tersebut, masyarakat Betawi pun mencoba mengolah kelapa tersebut menjadi beragam aneka makanan. Pada saat itu Gubernur Jakarta Ali Sadikin mulai mempr...

SEJARAH GADO-GADO

Gambar
 Adanya gado-gado bermula pada abad ke-17 (1628-1629), saat Kesultanan Mataram yang dipimpin Sultan Agung melakukan Penyerbuan di Batavia, kehabisan pasokan bahan makanan terutama beras. Selain itu, lumbung-lumbung beras di sekitar Batavia dibakar oleh VOC, sehingga membuat prajurit warok dari Ponorogo yang tergabung dalam pasukan perang membuat sambal bumbu pecel dari kacang tanah, kemudian disiramkan ke berbagai sayuran mentah yang ada di sekitar persawahan untuk bertahan hidup. Tindakan ini dalam Bahasa Jawa disebut Gadho yang berarti makan hanya lauk saja atau makan lauk tanpa nasi. Resep gado-gado kemudian diikuti oleh prajurit lainnya untuk memakan sayur seadanya yang disiram cairan bumbu pecel. Seiring perkembangan zaman, kini gado-gado ditambahkan lontong yang diiris kecil, telur, tahu dan kerupuk yang disajikan di warung kecil hingga restoran. Hidangan Indonesia merupakan salah satu tradisi kuliner yang paling kaya di dunia, dan penuh dengan cita rasa yang kuat. Kekayaan j...

Sejarah dan Asal Usul Nasi Uduk

Gambar
 Nasi uduk merupakan makanan khas yang berasal dari Betawi. Akan tetapi sebenarnya nasi uduk merupakan perpaduan dua budaya. Nasi uduk merupakan sajian tradisional yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Nasi uduk sendiri merupakan makanan khas suku Betawi. Nasi uduk biasanya disantap sebagai sarapan dan tidak pernah absen di acara-acara adat Betawi. Jika dilihat sekilas, nasi uduk terlihat sama seperti nasi biasa karena warnanya sama-sama putih. Akan tetapi nasi uduk memiliki cita rasa dan aroma yang gurih, serta teksturnya tidak pulen seperti nasi putih pad umumnya. Nasi uduk biasanya dipadukan dengan lauk, seperti ayam goreng, telur balado, kering tempe dan lauk lainnya yang mudah didapatkan. Dalam membuat nasi uduk pun tidak sulit. Bahkan ENDEUSiast bisa membuat nasi uduk rice cooker yaitu memasak nasi uduk menggunakan rice cooker . Bagi ENDEUSiast pecinta nasi uduk, apakah sudah mengetahui asal-usul nasi uduk? Tahukah bahwa nasi uduk merupakan hasil perpad...

Asal Usul dan Perkembangan Kue Cucur

Gambar
 Kue cucur, salah satu jajanan tradisional Indonesia, telah menjadi bagian dari budaya kuliner nusantara yang kaya dan beragam. Kue ini memiliki bentuk bulat dengan tekstur yang kenyal di bagian tengah dan renyah di pinggirnya, serta rasa manis yang khas. Asal usul kue cucur sendiri sarat dengan sejarah dan makna budaya yang mendalam.         ASAL USUL KUE CUCUR penyebarannya Kue cucur diyakini berasal dari budaya kuliner masyarakat Betawi di Jakarta. Betawi, yang merupakan penduduk asli Jakarta, memiliki tradisi kuliner yang sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai budaya, termasuk Tionghoa, Melayu, Arab, dan India. Kue cucur merupakan salah satu dari sekian banyak kue tradisional yang menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan upacara adat Betawi.         NAMA DAN FILOSOFI Nama "cucur" berasal dari bahasa Betawi yang berarti 'menetes'. Hal ini merujuk pada cara pembuatan kue ini, di mana adonan diteteskan ke dalam minyak pan...

Sejarah Roti Buaya, Makanan yang Jadi Lambang Kesetiaan

Gambar
        SEJARAH ROTI BUAYA    Roti buaya bermula ketika datangnya bangsa Eropa ke Batavia. Dahulu, orang Eropa mengungkapkan tanda cinta dengan memberikan bunga kepada lawan jenisnya. Melihat hal tersebut, masyarakat Betawi tidak mau kalah dan berpikir untuk memberikan sesuatu sebagai simbol ungkapan perasaan kepada pasangan. Kala itu wilayah Jakarta memiliki 13 sungai yang menyebar luas, dan di masing-masing sungai terdapat buaya. Masyarakat Betawi juga mengetahui bagaimana pola hidup buaya yang hanya kawin sekali seumur hidupnya, dan tidak kawin dengan buaya lain meskipun pasangannya mati maupun menghilang. Oleh sebab itu, mereka memutuskan untuk membuat roti buaya sebagai ungkapan perasaan kepada pasangan mereka. Sama seperti orang Eropa yang mengungkapkan perasaan dengan memberi bunga. Dar pola hidup buaya itulah yang menjadikan roti buaya menjadi simbol kesetiaan. Dalam adat Betawi, roti buaya dibawa saat acara pernikahan oleh pengantin laki-laki untuk...